Turun Lapangan: Gubernur Koster Pastikan Pembangunan Tower dan Sochurt Buleleng Sesuai SOP

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px


 

Turun Lapangan: Gubernur Koster Pastikan Pembangunan Tower dan Sochurt Buleleng Sesuai SOP

Idham Redaksi Buleleng
Selasa, 27 Desember 2022


Gubernur Bali, Wayan Koster pada saat meninjau Pekerjaan Proyek Pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali dan Sochurt Singaraja-Mengwitani (24/12).

Singaraja-Buleleng| Gubernur Bali, Wayan Koster mendapat laporan dari pelaksana proyek PT. Hutama Karya Bersama, PT. Yodya Karya, mengenai pembangunan Turyada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, yang berlokasi di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng (24/12).

Pelaporan yang diterima Gubernur Bali, Wayan Koster, berkenaan dengan progres proyek Turyada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali,  pertanggal 23 Desember 2022,  telah mencapai 13,86 persen dengan melibatkan sebanyak 161 Pekerja dengan pemenuhan target capaian menggunakan alat carmix untuk suplai betton,  penambahan alat concrete, pump pengecoran, driling ring sany SR-265, dengan penerapan lembur kerja saat malam hari untuk penyelesaian pembangunan proyek secara cepat dan maksimal dengan tetap memperhatikan dan menjaga kualitas sesuai target capaian proyek pembangunan.


"Untuk progres pekerjaan proyek pembangunan Sochurt Singaraja-Mengwitani Titik 7 ABC dan Titik 8 sudah mencapai 96, 14 persen dengan target penyelesaian tanggal 31 Desember 2022. Progres laporan tersebut, disampaikan secara langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen Provinsi Bali, I Made Gede Widhiyasa kepada Gubernur Bali, Wayan Koster saat meninjau proyek di lapangan."



"Perlu diketahui pembangunan Sochurt Singaraja-Mengwitani, pada Titik 7 ABC mampu memangkas 9 tikungan menjadi 3 tikungan, dan pada bagian Titik 8 mampu memangkas 15 tikungan menjadi 4 tikungan."


Saat meninjau di lapangan proyek pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali dan Sochurt Singaraja-Mengwitani. Koster didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Stastik Provinsi Bali Gede Pramana, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali, Nusakti Yasa Weda, dan Dosen Fakultas Teknik Universitas Udayana. 

Wayan Koster, Gubernur Bali, dalam laporanya menanggapi "pembangunan Turyapada Power KBS 6.0 Kerthi Bali didesain secara khusus dengan koefisien ketahanan gempa tertinggi 1.0 G dan kekuatan struktur hidup minimal 500 Tahun."

"Pengerjaanya harus menunjukan hasil maksimal dan berkualitas, dikerjakan dengan sangat akurat dan presisi."


"Perlu diperhatikan betul-betul agar material bahan bangunan dikontrol dan wajib menggunakan material yang memenuhi standar, atau di atas standar dari bangunan yang normal."


"Peralatan yang digunakan dalam pembangunan proyek pun harus lengkap, untuk mendukung capaian dari target pekerjaan, dan menggunakan SDM yang profesional. Jangan sampai, pembangunan proyek mengorbankan kualitas bangunan, bahkan bahan-bahannya harus diawasi secara ketat, akurat," Tegasnya.


Hal ini juga disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster, secara langsung kepada DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI. Agar konsisten mengawasi dan mengawal secara ketat. 


Sementara itu, Wayan Koster dalam laporan  memberikan arahan secara tegas kepada Pejabat Pembuat Komitmen Provinsi Bali, I Made Gede Widhiyasa. 


"Harapan Gubernur Bali, Wayan Koster pembangunan bisa diselesaikan dengan baik, rapi, pekerjaan Sochurt Singaraja-Mengwitani, harus diprioritaskan selesai dengan pekerjaan yang tepat waktu, bagus dan presisi, kemudian tinggal menunggu hari baik untuk (Upacara Melaspasan/Upacara Pembersihan dan Penyucian Bangunan )sebelum nanti diresmikan pada Bulan Januari 2023," Pungkasnya.****

#KabarBuleleng
#KabarBulelengTerkini
#BeritaBuleleng