Made Sundayana, Doktor Pelopor Kemajuan Pendidikan dan Kesehatan di Buleleng

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px


 

Made Sundayana, Doktor Pelopor Kemajuan Pendidikan dan Kesehatan di Buleleng

Kalingga
Selasa, 12 Maret 2024



Kabarbuleleng.com -- Sosok Made Sundayana, memang tidak asing ditelinga masyarakat Buleleng, Pria kelahiran Cipanas 1 September 1969 adalah salah satu pelopor dunia pendidikan di Buleleng terutama di bidang kependidikan dan kesehatan di Singaraja Buleleng Bali.


Made Sundayana adalah kelahiran cipanas ini dengan lembaga pendidikan STIKES Buleleng adalah didik dan dibesarkan didunia militer, dengan orang tua yang berdarah Buleleng.


Dengan pendidikan militer pada 1988 di secata rindam IX Udayana, secaba Pusdikes Jakarta 1996, Pendidikan pemburu Grup 3 kopassus Batujajar bandung 1997, pendidikan mengesan jejak, pusdik koppasus situlembang bandung 1997, serta pendidikan konselinh HIV /Aids Kodam IX Udayana 2008, akan pensiun dan merambah ambisi mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Buleleng.


Sebagai Komandan atau Ketua STIKES Buleleng di Kampus Bungkulan dan Air Sanih, dirintis bertahap dan melalui proses yang tidak mudah serta penuh rintangan.


Doktor Ns Made Sundayana, S.Kep M.Si,  dengan tangan dinginnya membesarkan kampus STIKES Buleleng. Tidak seperti kampus lain yang mengambil pusat kota tapi justru menggeser paradigma para rektor dan ketua pendidikan negeri dan swasta dengan menempatkan kampusnya di Desa Bungkulan Kecamatan Sawan Buleleng Bali.


Pemikirannya, yang selalu berkemajuan dan out of the box, merubah mainset masyarakat bersekolah dan berkampus tidak harus dikota tapi menjdikan desa terpinggirkan menjadi mainstream pusat edukasi.


Seperti prinsip luhur pepatah kuno, noto kuto mangun desa, menata kota membangun desa, ia membuat shelter kemajuan desa dengan ratusan mahasiswa yang berkuliah dari Bali hingga luar bali di STIKES Singaraja.


Made Sundayana, sosok inspiratif pemimpin yang lahir mengubah nasib dan cerminan sebuah wilayah padat dan dianggap tidak mampu, menjadi ekosistem wilayah desa dengan aktifitas belajar akademis.


Ditilik dari pendidikan umum yang dimiliki, peraih gelar doktor di Universitas negeri Jakarta 2016 silam, dengan judul thesis," evaluasi pelaksanaan program penanggulangan HIV/AIDS di Bali terkait Bali sebagai Daerah wisatawan" maka teelihat jelas keberpihakan jiwa raga seorang Doktor Made Sundayana memikirkan masa depan Bali dan Buleleng dalam menerima booming wisatawan asing dan domestik terhadap kesehatan masyarakat Bali.


Sejumlah jabatan prestisius ia pegang dan rawat,  mulai dari Ketua organisasi The Singaraja Of Science (2012- Saat ini), Anggota Devisi Pemberdayaan Politik PPNI Pusat (2022- Sekarang), Wk Ketua PPNI Provinsi Bali (2022-2027), Ketua Dewan Pertimbangan PPNI Buleleng ( 2023-2028) dan kembali ke almamater juga sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan PPAD Buleleng (2022-2027).


Selain itu sebagai krama bali juga memagang jabatan sebagai wakil ketua Psemetonan Para Gotra Sentana Dalem Tarukan Buleleng tahun 2022 hingga saat ini.


Dikancah nasional, sosok ini juga dipercaya kembali sebagai Pengurus Pusat Aosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, dari tahun 2020 hingga saat ini. Dan juga Pengurus Pusat, Himpunan Perguruan Tinggi Kesehatan tahun 2021 hingga saat ini.


Berjuang dan tak mengenal lelah, Buleleng harus berbangga dengan memiliki sosok Human Resoaurces seorang bernama lengkap Dr.Ns Made Sundayana, S.Kep M.Si.


Masyarakat berkualitas dengan sosok sosok berkualitas dan memiliki kinerja dan kemampuan handal memimpin dan dipimpin, mengayomi dan bernyali membuat gebrakan gebrakan postif demi kemajuan masyarakat. (TIM BJ)