Peduli Kemanusiaan: HMI Cabang Singaraja Bersama Aliansi Mahasiswa Galang Dana untuk Korban Gempa NTT -->

Advertisement

DUKUNG JURNALISME BERKUALITAS DENGAN BERIKLAN DI KABAR BULELENG

Peduli Kemanusiaan: HMI Cabang Singaraja Bersama Aliansi Mahasiswa Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026


Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singaraja menunjukkan kepedulian nyatanya terhadap musibah gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus lalu. HMI Cabang Singaraja dan Cipayung bekerja sama menggelar aksi penggalangan dana serentak pada Rabu (19/8).


Aksi kemanusiaan ini menjadi wadah konsolidasi bagi gerakan mahasiswa di Singaraja. Sinergi ini tidak hanya melibatkan kelompok Cipayung, tetapi juga turut menggandeng elemen Organisasi Mahasiswa (Ormawa) internal kampus, yaitu PMM Al-Hikmah bidang Bakti Sosial.


Para kader dan aktivis mahasiswa turun langsung ke tiga titik strategis yang ramai di Kota Singaraja, yakni Lampu Merah Jalan Udayana, Lampu Merah Pantai Penimbangan, dan kawasan Taman Kota Singaraja.



Aksi penggalangan dana ini mendapat apresiasi hangat dari masyarakat sekitar. Banyak warga Singaraja yang menyisihkan rezeki mereka, bahkan tidak sedikit yang memberikan kata-kata semangat secara langsung kepada para mahasiswa di lapangan. Antusiasme dan dukungan warga ini menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para relawan.


Ketua Umum HMI Cabang Singaraja mengatakan bahwa "Ini bukan hanya tentang penggalangan dana, melainkan soal kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan oleh pemuda dan mahasiswa dalam menjawab panggilan sosial."


Aksi ini bukan sekadar gerakan sosial, melainkan wujud nyata pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Penerapan Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) tercermin dari rasa empati para mahasiswa dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan untuk meringankan beban korban bencana di NTT. 


Sementara itu, Sila Ketiga (Persatuan Indonesia) terwujud melalui semangat gotong royong bahwa duka NTT adalah duka seluruh bangsa. Selaras dengan itu, nilai Bhineka Tunggal Ika dibuktikan oleh padunya aksi ini—di mana perbedaan latar belakang organisasi, suku, maupun budaya justru melebur menjadi satu kekuatan untuk saling membantu sesama saudara yang sedang tertimpa musibah.


Seluruh hasil donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan secara transparan melalui Dompet Dhuafa Bali untuk didistribusikan langsung kepada para korban terdampak di Nusa Tenggara Timur.